March 24, 2025 from Naura Mardhiyah
#

Seiring dengan transisi menuju energi bersih dan ekonomi hijau, peluang karir di sektor green jobs semakin terbuka lebar. Namun, pertanyaannya adalah: apakah talenta muda siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang ini?

Permintaan terhadap green skills meningkat pesat, tetapi masih terdapat kesenjangan antara supply dan demand di pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, diperlukan wadah yang dapat memberikan pelatihan serta pembekalan keterampilan bagi talenta muda agar lebih siap menghadapi perubahan ini. Carbon Academy hadir sebagai solusi yang menjembatani kesenjangan tersebut dengan cara menyediakan platform bagi talenta muda untuk menambah wawasan dan keterampilan yang relevan dalam mendukung keberlanjutan dan ekonomi hijau.

Fig 1. Ilustrasi pekerjaan hijau atau green jobs. Pekerjaan yang berfokus pada kelestarian lingkungan.

Setelah sukses dengan Carbon Academy Volume 1 pada tahun 2022, Carbon Addons kembali menghadirkan Carbon Academy Volume 2 untuk menjawab tren dan kebutuhan yang terus berkembang. Dengan format yang lebih komprehensif, program ini dirancang untuk tidak hanya membangun kapasitas peserta tetapi juga menghubungkan mereka dengan industri yang relevan. Sebagai langkah awal, Kick-off Carbon Academy Volume 2 diselenggarakan pada Kamis, 6 Maret 2025 dengan tema “Unlocking the Green Economy: Skills for a Sustainable Tomorrow”.

Kick-off Carbon Academy Volume 2: Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
Acara Kick-off Carbon Academy Volume 2 dibuka dengan sambutan dari Randa Sandhita selaku Focal Point for Youth Empowerment Initiative UNDP Indonesia. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Carbon Academy merupakan program Carbon Addons yang berkolaborasi dengan UNDP, di bawah tiga program utama, yaitu Skill Our Future, YECAP, dan Movers. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan hijau yang dibutuhkan di era transisi ini.

Sesi Talkshow: Green Jobs dari Berbagai Perspektif
Selanjutnya sesi talkshow interaktif yang dipandu oleh Azellia Alma Shafira, (Dosen FEB UGM & Co-Founder Banoo Indonesia) menghadirkan tiga pembicara dari berbagai sektor, diantaranya Setyo Budiantoro, (Economic Development Pillar Manager, SDGs National Coordinator Secretariat, Bappenas), Akmal Budiman, (Head of Corporate Secretary, Investor Relations, ESG & Sustainability, PT Bussan Auto Finance), dan Santi Dharmaputra, (Business & Solution Group Head, Dayalima Recruitment). 

Setyo Budiantoro membuka diskusi dengan membahas tantangan global yang dihadapi dunia saat ini, khususnya terkait krisis iklim yang mengancam kesejahteraan manusia. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pendekatan seperti well-being decoupling dan resource decoupling, yang bertujuan memisahkan pertumbuhan ekonomi dari kerusakan lingkungan. Ia menekankan bahwa transisi menuju ekonomi hijau dan pengembangan green jobs dapat menjadi solusi jangka panjang, mengingat sektor ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja, bahkan hingga 7-10 kali lipat lebih banyak dibandingkan investasi konvensional.


Fig 2. Para pembicara Kick-off Carbon Academy Volume 2

Akmal Abudiman melanjutkan pembahasan dengan peluang green jobs terkhusus di sektor finansial dan bagaimana peran profesi seperti Sustainability Analyst dan ESG Research Analyst semakin dibutuhkan. Ia menekankan bahwa keberlanjutan kini menjadi fokus utama di berbagai perusahaan, menciptakan permintaan tenaga kerja yang mampu mengelola aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnis.

Selanjutnya, Santi Dharmaputra membahas aspek tenaga kerja dan bagaimana green jobs kini telah menjadi bagian dari banyak industri. Ia menekankan bahwa green jobs bukan hanya untuk mereka yang memiliki latar belakang lingkungan atau teknik, tetapi terbuka bagi siapa saja yang memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan serta keinginan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan dalam renewable energy, green economy, dan sustainability. Menurutnya, transisi menuju green jobs juga menuntut perusahaan untuk mereformasi struktur dan proses bisnis agar lebih ramah lingkungan, termasuk dengan memberikan pelatihan bagi karyawan dan menyebarkan informasi mengenai green skills melalui career guidance dan counseling.

Kunci Sukses dalam Green Jobs: Pentingnya Pola Pikir Fleksibel dan Pembelajaran Berkelanjutan
Dalam sesi Closing Remarks, para pembicara menegaskan pentingnya pola pikir yang fleksibel dan terus berkembang dalam menghadapi era green jobs. "Kita butuh Unlearn, Learn, dan Relearn. Ketiga hal itu penting, karena kini zaman sudah sangat berbeda. Maka, kita perlu terus belajar tentang bidang yang ingin ditekuni, mengeksplorasi, dan mempelajarinya agar kita kompatibel dengan kebutuhan," ujar Setyo Budiantoro sebagai kunci memasuki dunia green jobs. Kemudian, Akmal Abudiman menekankan bahwa dunia kerja yang dinamis menuntut kita untuk tidak cepat puas dan terus menggali ilmu baru. Terakhir, disempurnakan oleh Santi Dharmaputra yang menegaskan bahwa sebagai individu yang ingin bertahan dalam dunia kerja yang kompetitif, kita harus fleksibel, agile, dan selalu mampu menggunakan intuisi serta nalar dalam beradaptasi.

Mengenal Carbon Academy Volume 2: Memahami Program dan Perjalanan Belajarnya
Sebagai penutup acara, Mohammad Naufal selaku Founder & CEO Carbon Addons, memaparkan lebih lanjut mengenai Carbon Academy Volume 2 dan bagaimana program ini dirancang untuk membekali peserta dengan green skills yang dapat langsung diterapkan di industri. Berbeda dengan Volume 1 yang berfokus pada capacity building, Volume 2 dirancang untuk menghubungkan talenta muda dengan industri relevan melalui kombinasi pembelajaran dan pengalaman praktik langsung. Learning journey Carbon Academy Volume 2 akan dilaksanakan dalam tiga bulan masa pembelajaran, sebagai berikut: 

  1. Kickoff (Februari): Talkshow dan pemaparan program, termasuk insight dari berbagai perspektif.

  2. Fase 1 (Maret - April): Movers Green Jobs Workshop – Pembelajaran intensif mengenai SDGs, green jobs, dan pentingnya peran talenta muda dalam perubahan iklim.

  3. Fase 2 (April - Juni): Green Career Training – Membantu peserta dalam merencanakan karier hijau berdasarkan baseline mereka masing-masing.

  4. Fase 3 (Juni - Agustus): Internship & Social Project – Peserta akan mendapatkan pengalaman praktik langsung dalam industri hijau di delapan Ecosystem Partner Carbon Addons dan terlibat dalam proyek sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberlanjutan.

  5. Final Stage (September): Post-Assessment & Graduation – Evaluasi hasil pembelajaran dan presentasi proyek sosial yang telah dilakukan peserta.


Fig 3. Learning Journey pada Carbon Academy Volume 2

Pada sesi ini, turut diumumkan peserta terpilih yang akan mengikuti rangkaian Carbon Academy Volume 2. Proses seleksi berlangsung ketat dan kompetitif, dengan penilaian berdasarkan berbagai faktor. "Terkait applicant, ada penundaan pengumuman karena kami menerima banyak sekali pendaftar, yaitu 235 pendaftar dari 25 provinsi dan 3 negara. Jadi, seleksi ini sangat kompetitif. Hingga akhirnya, terpilih 30 peserta terbaik. Saya ucapkan selamat kepada para peserta terpilih. Harapannya, teman-teman bisa open-minded dan berkomitmen untuk menyelesaikan program ini dengan baik, sehingga pada akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan di ecosystem partners kita," tutur Mohammad Naufal. Selain itu, setiap peserta akan tergabung dalam learning group yang terdiri dari 5 orang dengan dedicated mentor yang akan mendampingi dalam proses pembelajaran serta aplikasi internship di industri terkait.

Saatnya Menjadi Bagian dari Perubahan!
Dengan semangat keberlanjutan dan kesiapan menghadapi tantangan di era green economy, Carbon Academy Volume 2 siap menjadi wadah bagi talenta muda yang ingin berkembang dalam bidang green jobs. Selamat kepada 30 peserta terpilih yang akan mengikuti program ini!

Apakah kamu siap menjadi bagian dari generasi yang mendorong perubahan menuju masa depan berkelanjutan? Mari bergabung dan persiapkan diri dengan green skills untuk menghadapi tantangan global dan membangun Indonesia yang lebih hijau!

Selengkapnya, rekaman Kick Off Carbon Academy Volume 2 dapat diakses melalui tautan berikut: https://www.youtube.com/live/iCK84Rc4Ljw?si=XFhz7etMSxi4XZYs

Untuk informasi lebih lanjut terkait berbagai program keberlanjutan kami, silakan hubungi:
Rizqi Mulia Raya Rinaldi – Marketing and Communication Lead Carbon Addons
Email: info@carbonaddons.id
Telepon: +62 812 6570 0812


— — — — —

Tentang Carbon Addons
Carbon Addons adalah climate tech startup yang berfokus pada aksi perubahan iklim melalui solusi teknologi inovatif dan platform netralitas karbon. Kami berkomitmen untuk mempermudah individu, bisnis, dan komunitas dalam mengukur, mereduksi, serta mengompensasi emisi karbon, sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis teknologi, Carbon Addons menyediakan sistem terintegrasi yang mendukung pelaporan karbon, pengurangan emisi, serta Carbon API yang dapat diadopsi oleh berbagai industri. Melalui kolaborasi dan inovasi, kami bertujuan menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.


6 min reading, Link